Mengenal Grade Garam K1, K2, dan K3: Kadar NaCl, Ciri Fisik, dan Kegunaan

K1 adalah grade garam krosok tertinggi: putih, bersih, dengan NaCl sekitar 94% atau lebih menurut literatur. K2 berada di kisaran 90–94%, sedangkan K3 lebih rendah dan lebih kusam; angka untuk setiap pembelian dibaca dari COA batch.

Asal sebutan K1, K2, dan K3

Garam rakyat di Indonesia umumnya dibuat dengan menguapkan air laut di petak-petak tambak memakai panas matahari, lalu kristal yang terbentuk dipanen dengan digaruk. Pengepul dan pedagang memilah hasil panen berdasarkan warna dan kebersihan, dan pemilahan itu menjadi dasar harga. Dari praktik inilah muncul sebutan K1, K2, dan K3.

K1 adalah kelas tertinggi: kristal putih, bersih, dan kadar NaCl paling tinggi. K2 sedikit di bawahnya. K3 adalah kelas terendah, dengan warna lebih kusam dan kotoran lebih banyak. Rentang angka untuk tiap kelas berbeda antar sumber dan antar daerah, sehingga nama grade sebaiknya tidak dipakai sebagai satu-satunya spesifikasi pembelian.

Krosok dan gosrok: dua nama untuk garam kasar

“Krosok” adalah sebutan untuk garam kasar hasil tambak berupa kristal utuh yang belum digiling menjadi garam halus. “Gosrok” dipakai sebagai sinonim oleh sebagian pedagang dan di sebagian daerah; keduanya merujuk ke jenis garam yang sama. Di katalog Ventura, garam krosok tersedia dalam grade K1, K2, dan K3, semuanya di lini garam non-yodium.

Untuk garam halus, pembeli biasanya menyebut ukuran butir, bukan grade K. Penjelasannya ada di artikel ukuran mesh garam.

Petambak menggaruk kristal garam di petak tambak

Hubungan grade dengan pencucian dan pengolahan

Mutu krosok sudah ditentukan sejak di tambak. Kebersihan dasar petak, kepekatan air tua saat kristal terbentuk, dan cara panen memengaruhi seberapa banyak lumpur, pasir, serta senyawa magnesium dan kalsium yang ikut terbawa ke dalam garam.

Setelah panen, garam dapat dicuci dengan larutan garam jenuh untuk melepas kotoran yang menempel di permukaan kristal, lalu ditiriskan atau dikeringkan. Pencucian dapat menaikkan kadar NaCl dan memperbaiki warna, tetapi hasilnya tetap bergantung pada mutu bahan awal. Untuk garam konsumsi, krosok biasanya diolah lebih lanjut, termasuk penggilingan, pengayakan, dan iodisasi, sebelum diuji terhadap standar seperti SNI 3556:2016 yang mensyaratkan NaCl minimal 94% basis kering (UNNES IJCS).

Perbandingan grade K1, K2, dan K3

Kolom NaCl dan ciri fisik adalah deskripsi umum industri dari literatur. Nilai Ventura diterbitkan per batch di COA.

GradeNaCl menurut literaturCiri fisik umumPenggunaan yang lazimCOA Ventura
K1≥ 94%Putih dan bersihPengasinan ikan, regenerasi pelunak air, bahan baku garam olahan[COA]
K2± 90–94%Di antara K1 dan K3Pengasinan ikan, industri kimia, tekstil, dan kulit[COA]
K3Di bawah K2Lebih abu-abu atau kusam, kotoran lebih banyakPenggunaan industri yang toleran terhadap kotoran, sesuai spesifikasi[COA]

Sumber literatur: jurnal Balitbang KKP. Kolom penggunaan adalah pemilihan yang lazim; pastikan dengan spesifikasi Anda.

Grade mana untuk aplikasi apa

Pemilihan berikut lazim di pasar; pastikan dengan spesifikasi proses Anda.

  • Pengasinan dan pengolahan ikan: K1 atau K2. Kotoran yang lebih sedikit mengurangi noda pada ikan, dan kadar magnesium yang lebih rendah mengurangi rasa pahit. Lihat pengolahan ikan.
  • Regenerasi resin pelunak air: K1. Bagian tak larut dapat mengendap di tangki brine dan menyumbat saluran, jadi kemurnian lebih penting daripada selisih harga. Lihat pengolahan air.
  • Industri kimia, tekstil, dan penyamakan kulit: K2 atau K3, atau sesuai spesifikasi proses. Lihat kimia, tekstil, dan kulit.
  • Pangan olahan yang tunduk pada standar garam konsumsi: krosok menjadi bahan baku yang dimurnikan dan diberi yodium lebih dulu. Untuk produk jadi, lihat garam beryodium.

Mengapa COA lebih penting daripada nama grade

Dua karung berlabel K1 dari pemasok berbeda bisa memiliki kadar NaCl, kadar air, dan bagian tak larut yang berbeda. Hasil panen juga berubah mengikuti cuaca dan musim. Sertifikat analisis (COA) per batch adalah dokumen yang menunjukkan mutu lot yang benar-benar Anda terima.

COA garam biasanya memuat kadar NaCl basis kering, kadar air, dan bagian tak larut; untuk garam konsumsi juga KIO3 dan logam berat. Bandingkan COA dengan batas di kontrak saat barang datang, dan simpan contoh dari setiap lot. Informasi dokumen mutu Ventura ada di halaman kualitas dan Halal.

Yang perlu ditulis di permintaan penawaran

  • Grade yang diminta (K1, K2, atau K3) beserta batas angka: NaCl minimum basis kering, kadar air maksimum, dan bagian tak larut maksimum.
  • Ukuran kristal, bila penting untuk proses Anda, ditulis sebagai rentang dalam mm.
  • Kemasan: karung 25 kg, karung 50 kg, atau jumbo bag 1 ton (format tersedia, konfirmasi per pesanan).
  • Volume per bulan atau per pengiriman, jadwal, serta kota atau pelabuhan tujuan.
  • Dokumen yang dibutuhkan: COA per batch, sertifikat Halal, dan dokumen ekspor bila berlaku.

Ringkasan grade dalam satu tabel juga tersedia di halaman grade K1, K2, K3. Kirim spesifikasi Anda lewat formulir permintaan penawaran, atau bandingkan dulu dengan produk garam non-yodium lainnya.

Sumber

  1. Jurnal Balitbang KKP (PDF): deskripsi mutu garam rakyat K1, K2, K3
  2. UNNES IJCS (PDF): parameter SNI 3556:2016 garam konsumsi beryodium

Pertanyaan pembeli

Apa beda garam K1 dan K2?

Garam K1 lebih putih dan bersih dengan kadar NaCl lebih tinggi, menurut literatur sekitar 94% atau lebih, sedangkan K2 berada di kisaran 90–94%. Angka ini berbeda antar sumber dan musim panen, jadi gunakan COA batch untuk membandingkan dua penawaran secara adil.

Apakah garam krosok beryodium?

Garam krosok hasil tambak tidak diberi yodium; yodium ditambahkan saat garam diolah menjadi garam konsumsi. Krosok K1, K2, dan K3 dari Ventura termasuk lini garam non-yodium. Jika Anda membutuhkan garam beryodium, pilih garam halus yodium Mesh 16 sampai 26 atau garam powder K100.

Grade garam apa yang cocok untuk pengasinan ikan?

Untuk pengasinan ikan, K1 atau K2 adalah pilihan yang lazim. Garam dengan kotoran lebih sedikit mengurangi risiko noda pada ikan dan rasa pahit dari senyawa magnesium. Pilihan akhir bergantung pada jenis produk dan standar pembeli Anda, jadi uji contoh dari lot produksi sebelum memesan dalam volume.

Apakah grade K1 otomatis memenuhi SNI?

Tidak otomatis. Nama grade menggambarkan mutu umum hasil panen, sedangkan SNI 3556:2016 untuk garam konsumsi beryodium menetapkan batas angka, misalnya NaCl minimal 94% basis kering dan KIO3 minimal 30 mg/kg (UNNES IJCS). Kepatuhan dibuktikan dengan hasil uji lot, bukan dengan nama grade.

Bicarakan kebutuhan garam Anda.

Mulai dari grade, volume, kemasan, dan tujuan pengiriman. Spesifikasi dan dokumen dikonfirmasi sebelum pesanan.

Minta penawaran